HADIRILAH....     Tabligh Akhbar Hari / Tanggal: Rabu, 19 November 2014 Waktu: Pukul 19:30 WIB - selesai, Bertempat: Depan Balai Kota Surakarta Jawa Tengah          Jadilah Manusia Yang Bernilai Dihadapan ALLAH.....        Saudaraku.... hidup anda bermasalah...? jiwa anda resah...? hati anda gelisah...? Kembali dan mengadulah kepada ALLAH, caranya: Jadikan Zikir dan Sholat sebagai kebutuhan, jika anda berkenan laksanakan amalan harian Majelis Al-Kautsar " 5 - 1 - 3 " 5 adalah 5 waktu sholat wajib dirikanlah dengan istiqomah dan diiringi Sholat sunat wudhu dan Sholat sunat tobat masing-masing 2 rakaat setiap hari menjelang akan menunaikan Sholat wajib 5 waktu, 1 adalah 1 kali dalam sehari laksanakanlah sholat berjamaah dimasjid (lebih disarankan 5 waktu dimasjid), 3 adalah 3 ayat dalam sehari semalam bacalah Al-Quran dengan istiqomah (lebih banyak lebih baik), Semoga ALLAH memberkahi

Saudari-Ku Muslimah, Berhijablah !

Saudariku apa kabar......?
Apakah saudari sekarang telah menutup aurat dengan berhijab?.
syukurlah saudariku, kalau ternyata sudah, tentunya sekarang saudari telah merasa nyaman karena telah terhindar dari pandangan-pandangan yang tidak pantas, dari yang tidak berhak memandangnya.
Memang iya, apa yang ada pada tubuh kita tidak akan berkurang atau rusak hanya karena dipandang, tapi Allah lebih tahu dengan apa yang dilarang dan diperintahkan-Nya.

Bagaimana dengan keluarga, orang tua, kakak-kakak, adik-adik, teman-teman, atau tetangga saudari, apakah mereka sudah diingatkan?
Sungguh saudariku....mengingatkan mereka untuk menjaga kehormatan setiap senti aurat adalah suatu kebaikkan yang luar biasa, karena Allah juga telah katakan kalau ingat-mengingatkan akan kebenaran adalah termasuk ciri-ciri orang yang beruntung.

Saudariku....
Apakah saudari sekarang berhijab karena ketaqwaan saudari kepada Allah atau karena ikut-ikutan mode?

Allhamdulillah ya saudariku.....
saudari berhijab karena taqwa kepada Allah.
taqwa itu hanya takut pada Allah. Tidak takut jika dibilang kuno, tidak takut jika dibilang sok 'alim, tidak takut jika dibilang apa saja, yang penting kita cuma takut pada Allah.

Saudariku.....
Ada yang bilang mereka orang yang taqwa,
tapi bagaimana bisa ya saudariku....
pada setiap kesempatan mereka sibuk dengan usaha memamerkan tubuh,
dengan berbagai macam kemasan gaya.
Entahlah saudariku.....
mungkin mereka tidak sadar dengan tingkah laku mereka,
tapi herannya, saat ada yang mengingatkan mereka akan mengeluarkan segudang kata-kata untuk membela diri...

contohnya saja saudariku....

"Ah..........itu hak asasi manusia"
Kapan ya saudari...Allah memberikan manusia hak untuk menentang perintah Allah?

"Ah........Jangan sok sucilah"
Manusia tidak ada yang suci, kesucian hanya milik Allah. Paling tidak ya saudariku, dengan berhijab kita berusaha untuk mensucikan diri.

"Ah.......Jangan lihat penampilan doang, yang berhijab juga banyak yang ngak benar"
"Ah.......Yang penting hati berhijab, yang diluar mah bisa kapan saja?
"Ah.......Buat apa berhijab, jika hatimu busuk"
Saudariku.....inti dari ketaqwaan adalah "takut", takut tidak menjalankan perintah Allah, dan takut melanggar larangan Allah. Berhijab adalah perintah Allah, yang dilakukan oleh manusia secara jasmaniah (terlihat), dan berlaku benar (berakhlak) adalah perintah Allah, yang dilakukan manusia secara rohaniah (tidak terlihat) keduanya harus sejalan, jangan kita membuat aturan atau pendapat sendiri-sendiri ya saudariku....

Saudariku....
Mulailah dengan berhijab jasmaniah, karena berhijab jasmaniah cuma butuh waktu sebentar, tapi jika saudari berharap dengan berhijab hati terlebih dahulu baru berhijab jasmaniah, apa itu mungkin saudariku???......kita manusia biasa tidak akan pernah luput dari dosa, sampai kapan kita bisa menunggu hati kita berhijab dari dosa?.....sungguh sangat sombongnya manusia jika merasa bisa menghijabkan hatinya saudariku....

Ada lagi kata-kata yang suka dilontarkan sebagian saudari kita yang lain saudariku....
"Ah........berhijab itu buat acara pengajian di mesjid atau pas lagi naik haji atau umrah"
aduh, sangat mengerikan ya saudariku...mereka kira yang butuh hijab itu Allah, sehingga cuma buat acara-acara Rohaniah mereka berhijab, sungguh saudariku...mereka telah menipu diri mereka sendiri, tanpa sadar mereka telah menjadi orang yang munafik.

Saudariku....
Saya sangat bersyukur mendengar kalau saudari sekarang berhijab karena ketaqwaan saudari, semoga kita termasuk wanita-wanita dari golongan wanita sholehah....amin..

Berhijab adalah langkah awal bagi kita muslimah untuk menunjukkan kalau kita ingin menjadi muslimah sejati. Bagaimana mungkin saudariku.......kita dikatakan muslimah kalau kita masih berbungkus dengan pakaian yang bukan pakaian yang disyariatkan untuk muslimah. Bagaimana mungkin ya saudariku....kita dikatakan muslimah jika kita masih sanggup melanggar perintah Allah dalam menutup aurat.

Duhai saudariku.....
sungguh sangat mengerikan dunia sekarang ini, dengan alasan seni orang bisa seenaknya tampil bebas, bahkan sangat mendukung bila ada acara -acara pertunjukan seni yang didatangkan dari luar negeri yang sudah jelas-jelas mempertontonkan aurat, tapi mereka membantahnya "ah...itukan cuma seni, tidaklah akan rusak akhlak seseorang cuma gara-gara nonton yang "begituan". Duh saudariku....dengan alasan kemajuan zaman orang bisa membuat aturan sendiri. Kadangkala kita dengar kata-kata "HAM" Hak azazi manusia.....apa iya saudariku Allah memberikan Hak bagi manusia untuk berbuat sekehendak hati tanpa memikirkan norma?....ah...sesuatu yang mengada-ngada.

Polisi dengan UU Peraturan lalu lintasnya, mewajibkan pengendara sepeda motor memakai helm standar. lha...ngapain polisi sibuk ya buat aturan, yang mau hancur kepalanya pas tabrakan itu kan kepalanya pengendara bukannya kepalanya polisi. Hak azazi pengendara dong pake helm apa ngak.
Tentunya polisi membuat aturan ini ada tujuannya, untuk menjaga keselamatan pengendara dari akibat kecelakaan yang bisa saja mengenai kepala yang bisa berakibat fatal yang bisa jadi akan dapat merenggut nyawa.

Polisi menerapkan aturan ini dijalan raya, dan pada saat-saat tertentu polisi akan mengadakan razia untuk melihat kepatuhan para pengendara, bagi yang melanggar akan di tilang atau dihukum. Aturannya jelas, hukum/akibatnya jelas terlihat secara langsung.

Bagaimana dengan aturan berhijab saudariku.......hukum berhijab sudah sangat jelas karena telah dituliskan dengan jelas dalam Al-quran dan hadist, tapi apakah karena akibat/hukumannya tidak terlihat secara langsung maka sebagian dari saudari kita belum berhijab?

Saudariku...
Aturan yang dibuat manusia sangat berbeda dengan aturan yang dibuat Allah, Aturan manusia lebih cendrung pada aturan lahiriah, dan aturan Allah lebih cendrung pada kepatuhan bathin untuk menjalankannya. Iman atau keyakinan kita lah yang dituntut. Jika iman kita cuma setengah-setengah, itulah jadinya saudariku......sebagian dari kita akan memilih-milih aturan yang sesuai dengan kebutuhan/kemauan mereka. Jika mereka butuh mereka akan menjadi orang yang seakan-akan sangat patuh kepada Allah, tapi dilain waktu mereka akan tinggalkan semua aturan-aturan itu.

Saudariku...
Sudahlah, tidak usah kita membahas saudari-saudari kita yang belum berhijab, kita do'akan saja semoga mereka tersadar dari tipuan-tipuan pikiran mereka sendiri, dan kita berdo'a juga bagi saudari kita yang merasa telah benar dalam menipu Allah dengan cara berhijab pada saat-saat tertentu saja, tapi diluar itu kembali pada kebiasaannya mengumbar aurat.

Sampai kapan ya saudariku....
Apakah saudari-saudari kita itu akan tersadar jika semua kulit mulusnya terkena kudis yang menjijikkan hingga dengan terpaksa baru mereka tutup, atau sampai rambut indah mereka itu rontok karena kangker baru mereka tutupi
Tapi saudariku............itu masih sesuatu hal yang beruntung, Allah masih memberikan kesempatan buat menutup aurat semasa masih hidup, bagaimana jika Allah membiarkan kita bersenang-senang dengan dosa dan menagihnya pada saat kita telah mati...
Sungguh menyedihkan saudariku.....jika itu yang terjadi pada kita, tiada lagi kesempatan minta ampun, tiada lagi kesempatan untuk bertobat, tinggallah penyesalan yang tiada akhir, tiada berguna lagi tubuh molek yang selalu jadi pusat perhatian orang-orang.

Saudariku......Allah Maha segalanya, segala apa yang diperintahkan dan segala apa yang dilarang tentu punya hikmah yang luar biasa, kita tidak perlu berbantahan, jalankan saja......jangan cari-cari alasan buat mengelak.

"Biarlah Hina Dimata Manusia, Tapi Mulia Dimata Allah"