HADIRILAH....     Tabligh Akhbar Hari / Tanggal: Rabu, 19 November 2014 Waktu: Pukul 19:30 WIB - selesai, Bertempat: Depan Balai Kota Surakarta Jawa Tengah          Jadilah Manusia Yang Bernilai Dihadapan ALLAH.....        Saudaraku.... hidup anda bermasalah...? jiwa anda resah...? hati anda gelisah...? Kembali dan mengadulah kepada ALLAH, caranya: Jadikan Zikir dan Sholat sebagai kebutuhan, jika anda berkenan laksanakan amalan harian Majelis Al-Kautsar " 5 - 1 - 3 " 5 adalah 5 waktu sholat wajib dirikanlah dengan istiqomah dan diiringi Sholat sunat wudhu dan Sholat sunat tobat masing-masing 2 rakaat setiap hari menjelang akan menunaikan Sholat wajib 5 waktu, 1 adalah 1 kali dalam sehari laksanakanlah sholat berjamaah dimasjid (lebih disarankan 5 waktu dimasjid), 3 adalah 3 ayat dalam sehari semalam bacalah Al-Quran dengan istiqomah (lebih banyak lebih baik), Semoga ALLAH memberkahi

Golongan Yang Sedikit

              Kemajuan zaman memberikan banyak perubahan, perubahan ekonomi, perubahan  sosial, perubahan budaya, perubahan nilai moral atau nilai-nilai agama. Banyak orang yang terjebak karena mengikuti perkembangan zaman, semisalnya dalam hal berpakaian, "Ah, kamu ngak gaul, hari gini masih juga pake kudungan, lihat tuh banyak juga anak yang sekolahan atau tamatan pesantren yang ngak pake jilbab, atau boleh juga kamu lihat tuh banyak juga hajjah yang ngak pake jilbab". Begitulah yang sering kita dengar, ada kata yang membandingkan antara banyak dan sedikit. Pada kenyataan memang sekarang ini lebih banyak manusia yang ingkar terhadap aturan agama.

              Kecendrungan manusia pada kenikmatan dunia, sehingga meninggalkan keinginan untuk meraih nikmat akherat. Saat ada konser musik, orang akan berbondong-bondong datang untuk menonton, jauh hari sudah melakukan persiapan, beli tiket dengan harga mahal bukan masalah, antri dengan desak-desakkan ngak capek , coba kalau buat ibadah, uang Rp. 5000 saja sangat berat memberikannya buat sedekah, sholat yang cuma 10 menit terasa sangat menyita waktu, hingga sering tidak ada kesempatan buat sholat.

              Keadaan inilah yang terjadi sekarang, tidak heran jika mesjid sepi jamaah, pengajian yang tidak ada peminat, karena memang telah jelas dinyatakan Allah dalam Al-Qur'an dan Hadist Qudsi.

Allah berfirman dalam hadist Qudsi sebagai berikut:
Allah swt berfirman pada hari qiamat: "Hai Adam! bangkitlah, siapkanlah sembilan ratus sembilan puluh sembilan keturunanmu (untuk ditempatkan) dalam neraka, dan satu (diantara mereka itu) akan ditempatkan dalam sorga"

              Kelak pada hari qiamat, Allah swt akan memanggil Nabi Adam untuk memberitahukan sesuatu kepadanya, segeralah beliau menyambut panggilan itu dan bersiap-siap menta'atinya. Allah memerintahkan beliau untuk mengumpulkan anak cucu keturunannya untuk di seleksi. Dari setiap 1000 orang, 999 dimasukan ke neraka dan seorangnya lagi dimasukan ke sorga.
              Hadist diatas dapat kita lihat buktinya, Disaat kita hidup dewasa ini kita saksikan banyaknya orang2 kafir, orang2 musyrik, munafiq, dan atheis yang menghiasi dunia ini dg kemaksiatan. Malah banyak orang yg mengaku Muslim ( beragama Islam) tetapi fasiq dan 'ashi, suka menurutkan hawa nafsu, hanya mengikuti arus kehidupan yg melanggar ketentuan Agama. Bahkan banyak dari kalangan yang mengaku ulama tetapi apa yang dilakukannya sangat bertentangan dengan agama. Banyak pula yang dengan sadar atau tidak sadar keluar dari garis-garis batasnya. Merekalah yang dimaksud dan termasuk golongan yang 99,9 % itu.

              Di antara mereka ada yg kekal di dalamnya, karena ingkar dan kufurnya. Ada pula di antaranya yang tinggal sementara waktu, ada yg lama dan ada yg sebentar sesuai dengan kesalahan, penyelewengan, kedurhakaan yg dilakukan, yg kemudian akan dimasukan ke sorga.

              Allah memerintahkan Nabi Adam untuk mengambil keturunannya yg sedikit itu (0,1 %) untuk dimasukan ke sorga, karena inilah yg benar-benar beriman dan mendapat hidayah, dan berpendirian teguh, tidak menyeleweng, tegas, tidak ragu2 dan berjalan betul2 diatas Shirathal Mustaqim, tidak tergelincir dan tidak melampaui batas.
Dalam Al-qur'an begitu banyak menyebutkan "banyak yang fasiq', banyak yg sesat diantaranya adalah :

" Dan kebanyakan mereka perbuatannya amat buruk.
(Q.S 5 Al-Maidah : 66)

"Kebanyakan dari mereka orang-orang yang fasiq.
(Q.S 57 Al-Hadid : 16)

"Kemudian sungguh banyak diantara mereka stelah (datang rasul) itu melampaui bata-batas ketentuan di atas bumi
(Q.S 5 Al-Maidah : 32)

""Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah fasiq
(Q.S 5 Al-Maidah : 49)

"Engkau lihat dari kebanyakan mereka bergegas melakukan dosa dan permusuhan.
(Q.S 5 Al-Maidah : 62)

"Sesungguhnya kebanyakan dari mereka benar-benar menyesatkan orang dengan mengikuti hawa nafsu mereka tanpa pengetahuan.
(Q.S 6 Al-An'am : 119)

"Dan sungguh telah kami sajikan banyak dari jin dan manusia untuk neraka jahannam
(Q.S 7 Al-A'raf : 179)

"Dan sesungguhnya kebanyakan manusia lengah dari tanda-tanda kebesaran Kami.
(Q.S 10 Yunus : 92)

"Dan sesungguhnya kebanyakan manusia benar-benar kufur akan peristiwa pertemuan dengan Rab mereka.
(Q.S 30 Ar-Rum : 8)

"Dan sesungguhnya (syaitan) telah menyesatkan sebagian besar diantara kalian.
(Q.S 36 Yasin : 62)

"Tetapi kebanyakan orang tidak bersyukur.
(Q.S 2 Al-Baqarah : 243)

""Sekiranya engkau taati sebagian besar manusia yang ada di bumi, niscaya mereka menyesatkanmu dari jalan Allah.
(Q.S 6 Al-An'am : 116

"Tapi kebanyakan orang tidak beriman"
(Q.S 11 Hud : 17)

"Tidaklah banyak orang yg beriman meskipun kamu sangat mengharapkannya
(Q.S 12 Yusuf : 103)

Dan masih banyak lagi ayat2 lain yg menunjukan banyaknya manusia yg sesat. Mengenai kata-kata "sedikit orang yang beriman" terdapat pada beberapa ayat diantaranya :
"Dan tidaklah beriman bersamanya (Hud) kecuali sedikit saja
(Q.S 11 Hud : 40 )

"Sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih
(Q.S 34 Saba' : 13)

"Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shalih dan mereka itu sedikit sekali
(Q.S 38 Shad : 24)

"Dan sedikit benar mereka yang beriman itu'
(Q.S 2 Al-Baqarah : 88)

"Dan mereka tidak mau beriman melainkan sedikit.
(Q.S 4 An-Nisa' : 46)

              Ketika Nabi Muhammad saw mendengar hal sedikitnya orang-orang yang masuk sorga itu, beliau merasa sedih, lalu menangis. Para sahabat merasa kuatir dan takut kalau-kalau termasuk golongan banyak yang masuk neraka, sehingga merekapun turut menangis pula. Menyaksikan betapa sedu-sedannya para sahabat menangis Nabi saw berkeinginan menghibur mereka dan menyampaikan khabar gembira yang telah dikaruniakan dan disampaikan Allah kepada umat beliau. Beliau memerintahkan kepada mereka untuk mengangkat muka dan berhenti menangis. Beliau menyampaikan berita yang menegaskan bahwa banyak di antara umat Nabi Muhammad yang mendapat Taufiq dan hidayah Allah serta berjalan di atas rel-Nya.

              Sehelai bulu berwarna putih pada kulit lembu hitam itu memang sedikit. Umat Muhammad saw itu memang sedikit dibandingkan dengan banyaknya umat-umat yg sesat dan menyeleweng. Selain jumlahnya sedikit, umat Nabi Muhammad adalah sebaik2nya umat menurut Al-Qur'an.
Hadist Qudsi di atas di riwayatkan pula oleh Bukhari dalam shahihnya yang lebih panjang dan lebih luas yang bersumber dari Abu Sa'id al-Khudri r.a
Rasulullah saw bersabda : Allah swt berfirman pada hari qiamat: "wahai Adam!" Adam menyahutnya: "Kami sambut panggilan_Mu Ya Rabbana dan demi kebahagiaan yang Engkau curahkan kepada kami" Lalu beliau dipanggil lagi dengan satu panggilan: Sesungguhnya Allah memerintahkan kepadamu untuk memisahkan serombongan keturunanmu untuk dikirim ke dalam neraka' Adam bertanya : "Apa yang dimaksud dengan serombongan ke neraka itu?" Allah menjelaskan : "Ambil dari tiap-tiap seribu 999 orang". Ketika dilaksanakan perintah itu (terjadilah berbagai peristiwa) seolah-olah seorang yang sedang hamil gugur kandungannya, anak-anak kecil serta merta beruban dan terlihat orang-orang bermabukan, tapi sebenarnya mereka tidak mabuk, (hanyalah) gambaran siksaan Allah yang sangat dasyat (ketika itu). Orang-orang yang (hadir mendengarkan pada waktu itu) merasa ngeri hingga berubah pucat warna muka mereka.
Lalu Nabi menerangkan: "Diambil dari ya'juj dan ma'juj 999 dan dari kalian 1. Kalau kalian dibandingkan dengan orang-orang yang sangat banyak itu ibarat sehelai bulu berwarna hitam yg terdapat pada lembu yang berwarna putih. Sesungguhnya aku mengharapkan agar kalian menempati seperempat penghuni sorga". Lalu kami semuanya betakbir tanda gembira, Kemudian beliau menyambung lagi "menempati sepertiga penghuni sorga, Lalu kami bertakbir lagi tanda gembira. Kemudian beliau menyambung lagi (menempati) separuh penghuni sorga" maka Kamipun bertakbir lagi. (H.R Al-Bukhari)

              Dari semua yg diterangkan diatas sungguh sangat sulit bagi manusia menjadi golongan orang-orang yg dimasukan kedalam sorga, Jika sekarang kita masih melihat begitu banyak orang yang muslim tapi sungguh apakah telah menjadi mukmin yg akan tergolong kedalam 0,1 %. Jika sekarang kita sebagai seorang muslim selalu bicara tentang akhlak dan kebenaran orang lain, apakah kita telah koreksi diri kita saebagai seorang muslim??, adalah suatu angan-angan jika kita berharap Islam berkembang dg pengikutnya benar-benar mukmin sejati. Dengan keadaan moral seperti sekarang ini semua ayat dan hadist yg tersebut tadi sudah sangat terbukti. Seandainya sekarang ada yang memandang sebelah mata terhadap orang yg selalu menghadap dan bertaqwa serta taat dan menjaga disiplin-Nya sungguh merugilah orang itu, berbahagialah bagi orang2 yang sedikit, jangan takut ejekkan jika beribadah hanya dengan segelintir orang yang mengikuti, itulah yang tergolong kepada orang yang masuk sorga.

              Bagi orang-orang yang masih menjadi bagian dari kebanyakan manusia dimuka bumi sungguh berhati-hatilah, jangan merasa karena menjadi golongan banyak orang merasa itu adalah golongan yg benar, hindarilah maksiat yg disukai banyak orang, karena itulah yg terjadi sekarang, begitu banyak orang dengan bangganya mempertontonkan kemaksiatan dimuka umum tanpa ada rasa malu bahkan mereka bangga melakukannya dengan dalih Hak masing2 orang, tp pernahkah mereka berfikir adakah Allah pernah mengizinkan kemaksiatan????